


(Source : scientificamerican.com)
Udara kerap dianggap sebagai sesuatu yang selalu tersedia dan mampu menerima segala aktivitas manusia. Padahal, udara memiliki batas kemampuan alami dalam menampung beban pencemar. Ketika batas tersebut terlampaui, penurunan kualitas lingkungan menjadi hal yang tidak terhindarkan khususnya dalam konteks ini adalah kualitas udara. Oleh karena itu, kajian daya tampung dan daya dukung kualitas udara menjadi instrumen penting untuk memahami kapasitas lingkungan serta memastikan pengelolaan lingkungan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Kajian daya dukung kualitas udara adalah kajian yang dibuat untuk menilai kemampuan lingkungan dalam mendukung keberlangsungan aktivitas manusia tanpa menimbulkan penurunan kualitas udara. Kajian ini mempertimbangkan beberapa hal seperti :
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa aktivitas yang direncanakan masih berada dalam batas aman bagi lingkungan dan kesehatan. Kajian daya dukung udara digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan pengelolaan lingkungan, sehingga kegiatan usaha dapat berjalan secara terkendali dan berkelanjutan.
Kajian daya dukung kualitas udara adalah kajian yang menilai kemampuan lingkungan dalam mendukung aktivitas manusia dan kegiatan usaha secara berkelanjutan tanpa menyebabkan penurunan kualitas udara dan risiko terhadap kesehatan maupun lingkungan. Kajian daya daya dukung kualitas udara menggambarkan kemampuan suatu wilayah untuk :
Hasil kajian digunakan sebagai dasar pengelolaan lingkungan dan pengambilan keputusan agar aktivitas yang berlangsung tetap selaras dengan kapasitas lingkungan udara.
Kajian daya tampung dan daya dukung kualitas udara berperan sebagai dasar dalam pengelolaan lingkungan yang terukur dan berkelanjutan. Peran tersebut erat kaitannya dengan :
Informasi daya tampung dan daya dukung digunakan untuk mendukung keputusan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan

(Source: green.katadata.co.id)
Meningkatnya aktivitas pada industri, urbanisasi, dan pertumbuhan ekonomi menyebabkan tekanan terhadap kualitas udara juga semakin besar. Dalam kondisi seperti ini, kajian daya tampung dan daya dukung kualitas udara menjadi penting untuk memastikan bahwa beban emisi yang dihasilkan masih berada dalam batas kemampuan lingkungan. Kajian ini membantu pelaku usaha dan pengambil keputusan merencanakan kegiatan secara terukur, mencegah penurunan kualitas udara, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan patuh terhadap ketentuan lingkungan.
Berdasarkan peran penting kajian daya tampung dan daya dukung kualitas udara sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, tidak dilakukannya kajian ini dapat menyebabkan aktivitas dan emisi yang dihasilkan tidak terkelola secara optimal. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terhadap kualitas udara serta keberlanjutan kegiatan usaha. Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi apabila kajian daya tampung dan daya dukung kualitas udara tidak dilakukan :
Mahfudz, A. A., Arijuddin, B. I., Manuhoro, R. R. A. D. R., Johan, Y., & Agustini, N. T. (2023). Analisis Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup Untuk Pengelolaan Kawasan Permukiman Pesisir Kabupaten Tojo Una-Una. Jurnal Enggano, 8(1), 27-36.
Huboyo, H. S., Samadikun, B. P., Manullang, O. R., & Khasanah, N. (2025). Assimilative Capacity of Air Pollutants Using Emission Inventory and Dispersion Model. Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan, 20(1).